Kamis, 03 Maret 2011

KETAHANAN NASIONAL

A. Latar Belakang

Republik Indonesia adalah negara yang memiliki UUD 1945 sebagai konstitusinya. Dalam semangat konstitusi tersebut, kekuasaan pemerintah tidak bersifat absolut atau tidak tak terbatas. Kedaulatan ada ditangan rakyat dan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Sistem negara bersifat demokratis, sifat ini tercermin dalam proses pengambilan keputusan yang bersumber dan mengacu kepada kepentingan serta aspirasi rakyat. Ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam wadah negara Kesatuan Republik Indonesia.

B. Pokok-Pokok Pikiran

Ada 2 pokok pikiran ketahan nasioanal

1. Manusia Berbudaya

Manusia senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup serta berupaya memenuhi kebutuhan materiil maupun spiritualnya.

2. Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa, dan Ideologi

Falsafah dan ideologi juuga menjadi pokok pikiran, hal ini dari makna falsafah dalam pembukuan UUD 1945 :

a. Alinea pertama menyebutkan : “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan.

b. Alinea kedua menyebutkan : “... dan perjuangan kemerdekaan indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa rakyat indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan.

c. Alinea ketiga menyebutkan : “atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas.

d. Alinea keempat menyebutkan : “kemerdekaan dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara indonesia yang melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia.

C. Pengertian Ketahahan Nasional

Ketahan nasional adalah kondisi dinamis bangsa indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang harus diwujudkan.

D. Pengertian Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia

Konsepsi ketahan nasional indonesia adalah pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang.

E. Hakikat Tannas dan Konsepsi Tannas Indonesia

1. Hakikat ketahanan nasional adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa.

2. Hakikat konsepsi ketahanan nasional adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang.

F. Asas-asas Tannas Indonesia

1. Asas kesejahteraan dan keamanan

2. Asas komprehensif integral atau menyeluruh terpadu

3. Asas mawas ke dalam dan mawas keluar

4. Asas kekeluargaan

G. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

1. Mandiri

2. Dinamis

3. Wibawa

4. Konsultasi dan kerjasama

H. Penagaruh Aspek Ketahanan Nasional Terhadap Tehidupan Berbangsa dan Bernegara

Aspek yang mendukung ketahanan nasional:

1. Aspek yang berkaitan denagn alam bersifat statis

2. Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis

I. Pengaruh Aspek Ideologi

a. Ideologi dunia

1. Liberalisme

Aliran pikiran ini mengarjakan bahwa negara masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua. Liberalisme berttitk tolak dari hak asasi yang melekat sejak ia lahir dan tidak dapat diganggu gugat.

2. Komunisme

Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain. Aliran ini erat hubungannya dengan aliran materialistik.

3. Paham agama

Ideologi bersumber dari falsafah agama yang termuat dalam kitab suci agama.

b. Ideologi pancasila

Pancasila merupakan tatanan nilai yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia. Sila-sila pancasila yaitu :

1. Ketuhanan yang maha esa

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

3. Persatuan indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

c. Ketahanan pada aspek ideologi

1. Konsepsi tentang ketahan ideologi

Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan ideologi bangsa indonesia. Perwujudan ketahanan ideologi memerlukan kondisi mental bangsa yang berlandaskan keyakinan akan kebenaran ideologi bangsa dan negara.

2. Pembinaan ketahanan ideologi

a. Pengamalan pancasila secara objektif

b. Pancasila sebagai ideologi terbuka

c. Sesanti Bhinneka Tunggal Ika dan Wawasan Nusantara

d. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa

e. Pembangunan, sebagai pengamalan pancasila

f. Pendidikan moral pancasila

3. Pengaruh Aspek Politik

a. Politik secara umum

Politik berasal dari kata politics mengandung makna kekuasaan (pemerintahan) dan atau policy yang berarti kebijaksanaan.

b. Politik di indonesia

Dilihat dalam konteks ketahanan nasional , meliputi dua bagian utama, yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri.

1. Politik dalam Negeri

a. Struktur politik wadah penyaluran kepentingan masyarakat

b. Proses politik merupakan rangkaian kepentingan berbagai politik

c. Budaya politik merupakan pencerminan aktualisasi hak dan kewajiban

d. Komunikasi politik merupakan hubungan timbal balik kehidupan bermasyarakat

2. Politik luar negeri

a. Sebagai integral dari strategi nasional

Dijiwai oleh falsafah negara pancasila sebagai tuntutan moral dan etika.

b. Garis politik luar negeri adalah bebas dan aktif. Indonesia berperan serta atas dasar cita-cita bangsa yang tercermin dalam Pancasila dan pembukaan Pancasila dan pembukaan UUD 1945.

c. Ketahanan pada aspek politik

Perwujudan ketahanan pada aspek politik memerlukan kehidupan politik bangsa yang sehat, dinamis, dan mampu memelihara stabilitas politik.

3. Pengaruh Aspek Ekonomi

a. Perekonomian secara umum

Sistem perekonomian yang dianut oleh suatu negara akan memberi corak pada kehidupan perekonomian negara tersebut. Sistem perekonomian liberal dengan orientasi pasar secara murni akan sangat peka terhadap pengaruh-pengaruh yang akan datang.

b. Perekonomian Indonesia pada pasal 33 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa sistem perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaaan. Sistem perekonomian sebagai usaha bersama berarti bahwa setiap warga negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan perekonomian. Secara makro, sistem perekonomian Inonesia dapat disebut sevagai sistem perekonomian kerakyatan.

c. Ketahanan pada aspek Ekonomi

Wujud ketahanan ekonomi tercermin dalam kondisi kehidupan perekonomian bangsa yang mampu memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis. Dengan demikian, pembangunan ekonomi diarahkan pada mantapnya ketahanan ekonomi melalui iklim usaha yang sehat serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Pengaruh Aspek Sosial Budaya

a. Struktur Sosial di Indonesia

Kehidupan masyarakat berdasarkan struktur peran dan profesi melahirkan bentuk hubungan dan ikatam antar manusia yang dapat menggantikan hubungan keluarga.

b. Kondisi Budaya di Indonesia:

1. Kebudayaan Daerah

Bangsa indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan subetnis, yang masing-masing memiliki kebudayaannya sendiri. Dalam setiap kebudayaan daerah terdapat nilai-nilai budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh budaya asing.

2. Kebudayaan Nasional

Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan indonesia. Bangsa indonesia telah sepakat menggunakan pancasila sebagai falsafah hidupnya.

3. Integrasi Nasional

Kenyataan sejarah menunjukan bahwa keanekaragaman budaya justru merupakan hikmah bagi bangsa indonesia dan di masa lalu telah mampu memunculkan faktor-faktor perekat persatuan.

4. Kebudayaan dan Alam Lingkungan

Demi kepentingan masa depan, budaya melestarikan alam harus ditumbuhkan. Bangsa indonesia harus disadarkan bahwa mereka adalah bagian dari alam dan mereka tidak boleh memanfaatkan alam tanpa batas.Apabila alam lingkungan rusak, manusia indonesia pun akan rusak.

C. Ketahanan pada aspek sosial budaya

Ketahanan dibidang sosial budaya atau ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya bangsa indonesia yang berisi keuletan, ketangguhan, dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional.

5. Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan

a. Pokok-pokok pengetahuan pertahanan dan keamanan

Pertahanan dan keamanan Negara Republik Indonesia dilaksanakan dengan menyusun, mengerahkan, dan menggerakan seluruh potensi nasional.

b. Postur Kekuatan Pertahanan dan Keamanan

Mencakup struktur kekuatan, tingkat kemampuan dan gelar kekuatan.

c. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan

Kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan.

d. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia

Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar